Simak Kiat Atasi Dak Beton yang Bocor

5 sept

Pandangan Baru dan kreasi dalam bidang arsitektur rumah semakin hari makin menarik untuk ditiru. Salah satunya yang cukup banyak diterapkan dalam figur rumah masa sekarang yaitu pengaplikasikan atap dak beton datar. Jelas, artinya tidak diperlukan genteng sebagai penutup atap.

Di era tahun 80-an, atap dak beton umumnya hanya diaplikasikan pada gedung-gedung perkantoran saja. Tetapi hakekatnya, desain ini sudah lama dikenal khususnya di negara-negara beriklim sub-tropis yang curah hujannya rendah.

Lambat laun desain atap ini mulai mempunyai banyak penggemar, pun pelaksanaan pembuatannya kian dimudahkan dengan kemajuan teknologi beton. Popularitas desain ini pun ikut merambah ke Indonesia.

Akan melainkan sebagian orang menganggap atap dak beton kurang sesuai digunakan, mengingat Indonesia merupakan negata beriklim tropis yang curah hujannya cukup tinggi. Tidak pelak kebocoran menjadi permasalahan terbesar yang sering dihadapi.

Kebocoran umumnya disebabkan oleh sejumlah faktor seperti adanya keretakan, kurang sempurnanya adukan cor sehingga menyisakan komponen tertentu yang tak padat, serta kurangnya ketebalan cor yang berpengaruh dak tak kedap air. Baca juga info seputar beton cor ready mix disini.

Selain itu, terkadang pembuatan dak beton tidak memandang kemiringan. Sedangkan kelihatan datar, dak beton yang bagus mempunyai kemiringan maksimal 10 derajat. Fungsinya supaya air hujan mengalir ke satu sisi, di mana di sana terdapat saluran pembuangan.

Hakekatnya, masalah ini dapat diminimalisir melewati rancangan permulaan yang dikerjakan. Jika sudah terlanjur bocor, karenanya langkah-langkah di bawah ini menjadi solusi terbaik yang dapat ditempuh.

Langkah permulaan yang semestinya dilakukan adalah membersihkan komponen permukaan dak dari segala kotoran bagus debu ataupun lumut. Tujuannya supaya memudahkan ketika menerapkan kawat halus dan kape scrape, serta untuk meraih hasil yang optimal.

Sesudah itu, poles bagian yang retak dengan menggunakan pelapis anti bocor. Saat masih dalam kondisi basah, tempelkan serat fiber di keseluruhan komponen yang bocor. Ulangi tahap ini sebanyak dua atau tiga kali.

Guna memperkuat progres pelapisan bagian yang bocor, lanjutkan dengan plesteran semen yang sebelumnya sudah dicampur dengan pelapis anti bocor sampai mencapai tingkat ketebalan 4 cm.

Terakhir, tahap pembenaran dak beton komponen bawah

Biasanya, dak yang bocor akan rentan terserang jamur dan lumut di bagian bawah. Untuk memperbaikinya, terutama dulu bersihkan jamur dengan menggunakan sikat kawat halus dan kape scrape.

Supaya noda bekas jamur bersih total, aplikasikan cat dasar atau wall sealer dan biarkan mengering sekitar dua jam. Setelah itu, poles area dak beton bagian bawah dengan cat finishing sebanyak 2x.

Pas encore de commentaire

Laisser une réponse

Le blog sans blague |
tips about web news |
Anthony et Sandra |
Unblog.fr | Créer un blog | Annuaire | Signaler un abus | StoneSpirit - OUIJA
| Más Notable combination
| Drop Shipping - Will This S...